Hermansyah (46), ahli telematika yang diserang di Tol Jagorawi pada Minggu 9 Juli 2017 dini hari, telah dipindah perawatannya ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, di Jakarta Pusat.

HMS 1007201704

Hermansyah yang sempat dirawat dan menjalani operasi di RS Hermina, Depok. Stefanus, Salah seorang petugas keamanan di RS Hermina Depok, menyampaikan bahwa Hermansyah telah dipindahkan pada Minggu malam.

“Sekitar jam 20.00 WIB ke RSPAD,” ujar dia saat ditemui di RS Hermina Depok, Senin 10 Juli 2017.

Keterangan Stefanus ini juga dibenarkan oleh seorang resepsionis rumah sakit. Salah satu anggota tim dokter RS Hermina, Irfansyah, yang juga ikut mengoperasi Hermansyah, menyampaikan bahwa Hermansyah saat ini sudah berhasil melewati masa kritisnya.

Kondisi Hermansyah saat ini dinyatakan mulai stabil. “Kondisinya saat ini sudah siuman namun masih tetap berada di ruang ICCU. Operasinya berjalan dengan lancar dan berlangsung selama satu jam,” kata dia, pada Minggu sore.

Menurutnya, operasi dilakukan sejak pukul 12.00 WIB. “Sebelum dilakukan operasi, sekira pukul 10.30 WIB, kami melakukan observasi di UGD dan tekanan darahnya sempat drop. Namun kini kondisinya mulai membaik setelah dioperasi,” ujar Irfansyah.

Ia juga menyampaikan, saat pertama kali Hermansyah masuk ke RS Hermina dan ditangani tim dokter, keadaan Hermansyah cukup kritis.

Hermansyah masuk rumah sakit pukul 04.50 WIB dengan mengalami luka serius di leher bagian kiri, pergelangan tangan kiri, siku kiri, dan di atas telinga bagian kiri.

Berdasarkan keterangan sementara yang didapat dari kepolisian, Hermansyah dan adiknya pulang dari Jakarta dengan menggunakan dua mobil yang berbeda.

sports

Saat berada di tol, mobil adiknya kejar-kejaran dengan mobil sedan. Hermansyah pun berinisiatif mengejar mobil sedan tersebut untuk membantu adiknya.

Saat sedang melakukan pengejaran, sebuah mobil Honda Jazz yang merupakan teman dari mobil sedan, mengejar Hermansyah lalu menyerempet mobil-nya dari belakang.

Hermansyah kemudian diminta untuk menepi dan keluar dari mobil. Ia langsung diserang oleh lima orang dan salah satu di antaranya membawa senjata tajam.

Advertisements