Sebuah perjalanan rutin dari Johor Bahru ke kampung halamannya di Batu Pahat menjadi sangat mengerikan untuk wanita muda ini ketika dia mengalami pelecehan di dalam bus.

BBABGDg

Menaiki bus dari stasiun bus Larkin, wanita muda yang bernama Xin Yan, mengatakan bahwa dia pertama kali merasakan seseorang menyentuh pinggangnya dan bahkan meraba-raba pahanya dari kursi belakang.

“Saya melihat ke belakang dan melihat seorang pria yang cepat melihat ke arah lain,” ucap Xin Yan (21), ia langsung menulis pada halam
an Facebooknya, tidak lama setelah kejadian tersebut.

Saat itu juga dia juga mengambil foto pelaku pelecehan tersebut.

Wanita yang bekerja di Singapura itu kemudian menulis bahwa ketika ia tertidur tiba-tiba terkejut bangun saat merasakan ada tangan menyentuh dadanya.

“Saya sangat terkejut melihat pria yang tadinya berada di belakang saya tiba-tiba duduk di sebelah saya.
BBABGDh

“Lelaki tersebut cepat kembali ke tempat asalnya. Tapi saya berdiri dan menghampirinya, dengan berteriak ‘you buat apa?’ (‘Apa yang kamu lakukan?’), dan dia bertingkah seperti tidak ada yang terjadi dan berpura-pura menyesuaikan ac di atasnya, “katanya.

Xin Yan segera memberitahu sopir bus tentang kejadian tersebut dan memberitahu supir bus tersebut untuk tidak membiarkan pelaku pelecehan tersebut keluar dari bus.

Pria itu kemudian mencoba turun dari bus di halte bus Ayer Hitam namun ditahan oleh penumpang lain yang memerintahkannya untuk tetap duduk, menurut postingan Xin Yan di Facebook.

“Namun, ketika seorang penumpang turun dari bus di Parit Raja, di Batu Pahat, orang tersebut berhasil melarikan diri dari pintu darurat kendaraan,” katanya. Sialnya bahwa beberapa penumpang mengejar dan menangkapnya dengan bantuan masyarakat disekitar halte bus.

Mereka membawanya ke kantor polisi Parit Raja dimana Xin Yan juga membuat sebuah laporan.

Dia mengakhiri postingan di Facebooknya dengan menasihati wanita lain agar berhati-hati dan tidak pernah diam saat menghadapi keadaan yang mirip dengan dirinya.

“Jika Anda memiliki pengalaman serupa dengan saya, jangan takut untuk berbicara.”

“Biarkan orang-orang di dalam bus tahu apa yang sedang terjadi, sehingga ada tambahan mata yang membantu Anda mengawasi tersangka,” kata Xin Yan, dia juga menambahkan bahwa serangan seksual seharusnya tidak dianggap sebagai masalah kecil.
Advertisements